Mengenal
Algoritma Penjadwalan Proses Round Robin – First in First Out (RR-FCFS) Pada
Sistem Operasi
Ditutorial
kali ini kita akan membahas tentang Algoritma penjadwalan proses pada Sistem
Operasi. algoritma penjadwalan proses ini terdiri dari berbagai macamseperti :
Algoritma First Come First Served Scheduling (FCFS), Shortest
Job First Scheduling (SJF), Priority
Scheduling, Round Robin Scheduling dan Multilevel Feedback
Queue Scheduling. Nah, ditutorial kali ini kita akan membahas tentang
Algoritma penjadwalan proses Round Robin Scheduling.
Konsep
dasar dari algoritma ini yaitu dengan menggunakan time sharing. Pada dasarnya
algoritma ini sama dengan FCFS, hanya saja bersifat preemptive, setiap proses
mendapatkan waktu CPU yang disebut dengan quantum time (waktu quantum) untuk
membatasi waktu proses, biasanya 1-100 milidetik. Kemudian setelah waktu habis,
proses ditunda dan ditambahkan pada ready queue.
Jika
suatu proses memiliki CPU burst lebih kecil dibandingkan dengan waktu quantum,
maka proses tersebut akan melepaskan CPU jika telah selesai bekerja, sehingga
CPU dapat segera digunakan oleh proses selanjutnya. Sebaliknya, jika suatu
proses memiliki CPU burst yang lebih besar dibandingkan dengan waktu quantum,
maka proses tersebut sementara akan dihentikan jika sudah mencapai waktu
quantum, dan selanjutnya mengantri kembali pada posisi ekor dari ready queue,
CPU kemudian menjalankan proses berikutnya. jika terdapat n proses pada ready
queue dan paling banyak q unit waktu pada sekali penjadwalan CPU. Tidak ada
proses yang menunggu lebih dari (n-1) q unit waktu. Performasi algoritma round
robin dapat dijelaskan sebagai berikut, jika q besar, maka yang
digunakan adalah algoritma FIFO, tetapi jika q kecil maka sering terjadi
context switch. Algoritma Round Robin (RR) ini terdiri dari beberapa jenis
yaitu RR-FCFS, RR-SJF (Non Preemptive) dan RR-SJF (Preemptive), ditutorial ini
kita akan membahas RR-FCFS.
RR-FCFS
merupakan metode penjadwalan yang lebih dulu sampai di ready queue akan
dilayani lebih dahulu dan kalau quantum untuk proses tersebut dihabiskan lebih
dahulu, maka proses tersebut harus keluar dan masuk kembali ke antrian ready
queue kalau masih ada sisa (list masuk belakang). Diantara satu proses dengan
proses yang lain terdapat waktu tunggu, nah, untuk menghitung waktu tunggu
tersebut mari kita perhatikan contoh berikut.
CONTOH
Diketahui : RR-FCFS dengan Quantum = 3
Diketahui : RR-FCFS dengan Quantum = 3
Proses
|
Arrival Time (AT)
|
Burst Time (BT
|
P1
|
0
|
12
|
P2
|
2
|
8
|
P3
|
3
|
5
|
P4
|
5
|
2
|
P5
|
9
|
1
|
Ditanya :
- Berapa lama waktu tunggu untuk
setiap proses?
- Berapa lama waktu tunggu
rata-rata untuk setiap proses?
Jadi :
Waktu tunggu (waiting time) setiap proses :
- P1 = 0+(9-3)+(20-12)+(25-23) =
16
- P2 = (3-2) + (14-6)+(23+17) =
15
- P3 = (6-3)+(18-9) = 12
- P4 = (12-5) = 17
- P5 = (17-9) = 8
========================
- JUMLAH = 58
Jadi, rata-rata waktu tunggu untuk setiap proses adalah :
Avg (Waiting Time) 58/5 = 11,6 Satuan Waktu.
LATIHAN
Baiklah, agar lebih memahami marilah kita menjawab soal latihan berikut :
Diketahui :
Avg (Waiting Time) 58/5 = 11,6 Satuan Waktu.
LATIHAN
Baiklah, agar lebih memahami marilah kita menjawab soal latihan berikut :
Diketahui :
Proses
|
Arrival Time (AT)
|
Burst Time (BT
|
P1
|
0
|
11
|
P2
|
3
|
7
|
P3
|
4
|
4
|
P4
|
7
|
3
|
P5
|
8
|
1
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar