Rabu, 05 Desember 2018

Round Robin Schedulin




Mengenal Algoritma Penjadwalan Proses Round Robin – First in First Out (RR-FCFS) Pada Sistem Operasi
Ditutorial kali ini kita akan membahas tentang Algoritma penjadwalan proses pada Sistem Operasi. algoritma penjadwalan proses ini terdiri dari berbagai macamseperti : Algoritma First Come First Served Scheduling (FCFS), Shortest Job First  Scheduling (SJF), Priority Scheduling, Round Robin Scheduling dan Multilevel Feedback Queue Scheduling. Nah, ditutorial kali ini kita akan membahas tentang Algoritma penjadwalan proses Round Robin Scheduling.
Konsep dasar dari algoritma ini yaitu dengan menggunakan time sharing. Pada dasarnya algoritma ini sama dengan FCFS, hanya saja bersifat preemptive, setiap proses mendapatkan waktu CPU yang disebut dengan quantum time (waktu quantum) untuk membatasi waktu proses, biasanya 1-100 milidetik. Kemudian setelah waktu habis, proses ditunda dan ditambahkan pada ready queue.
Jika suatu proses memiliki CPU burst lebih kecil dibandingkan dengan waktu quantum, maka proses tersebut akan melepaskan CPU jika telah selesai bekerja, sehingga CPU dapat segera digunakan oleh proses selanjutnya. Sebaliknya, jika suatu proses memiliki CPU burst yang lebih besar dibandingkan dengan waktu quantum, maka proses tersebut sementara akan dihentikan jika sudah mencapai waktu quantum, dan selanjutnya mengantri kembali pada posisi ekor dari ready queue, CPU kemudian menjalankan proses berikutnya. jika terdapat n proses pada ready queue dan paling banyak q unit waktu pada sekali penjadwalan CPU. Tidak ada proses yang menunggu lebih dari (n-1) q unit waktu. Performasi algoritma round robin dapat dijelaskan sebagai berikut, jika q besar, maka yang digunakan adalah algoritma FIFO, tetapi jika q kecil maka sering terjadi context switch. Algoritma Round Robin (RR) ini terdiri dari beberapa jenis yaitu RR-FCFS, RR-SJF (Non Preemptive) dan RR-SJF (Preemptive), ditutorial ini kita akan membahas RR-FCFS.
RR-FCFS merupakan metode penjadwalan yang lebih dulu sampai di ready queue akan dilayani lebih dahulu dan kalau quantum untuk proses tersebut dihabiskan lebih dahulu, maka proses tersebut harus keluar dan masuk kembali ke antrian ready queue kalau masih ada sisa (list masuk belakang). Diantara satu proses dengan proses yang lain terdapat waktu tunggu, nah, untuk menghitung waktu tunggu tersebut mari kita perhatikan contoh berikut.
CONTOH
Diketahui : RR-FCFS dengan Quantum = 3
Proses
Arrival Time (AT)
Burst Time (BT
P1
0
12
P2
2
8
P3
3
5
P4
5
2
P5
9
1
Ditanya :
  1. Berapa lama waktu tunggu untuk setiap proses?
  2. Berapa lama waktu tunggu rata-rata untuk setiap proses?


Untuk menjawab pertanyaan diatas, maka kita bisa menggunakan Gannt Chart seperti gambar dibawah ini.

Jadi :

Waktu tunggu (waiting time) setiap proses :
  • P1 = 0+(9-3)+(20-12)+(25-23) = 16
  • P2 = (3-2) + (14-6)+(23+17) = 15
  • P3 = (6-3)+(18-9) = 12
  • P4 = (12-5) = 17
  • P5 = (17-9) = 8
========================
  • JUMLAH = 58
Jadi, rata-rata waktu tunggu untuk setiap proses adalah :
Avg (Waiting Time) 58/5 = 11,6 Satuan Waktu.
LATIHAN
Baiklah, agar lebih memahami marilah kita menjawab soal latihan berikut :
Diketahui :
Proses
Arrival Time (AT)
Burst Time (BT
P1
0
11
P2
3
7
P3
4
4
P4
7
3
P5
8
1


Sabtu, 20 Oktober 2018

SISTEM WAKTU NYATA

Sistem waktu nyata adalah sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem. Sebuah sistem waktu-nyata adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu  hasil-hasil  tersebut  dikeluarkan.
sistem waktu-nyata dapat dibagi menjadi tiga kelas, yaitu :
1.   Hard Real-Time
Adalah sistem yang harus memenuhi tenggat waktu pada setiap kesempatan. Contoh sistem dari kelas ini adalah sebuah sistem yang melakukan shutdown dari sebuah roket. Sebuah delay yang tak  terduga  selama  setengah  detik  mungkin  dapat  menyebabkan  roket  meledak.  Penentuan apakah sebuah sistem termasuk dalam kategori hard real-time tidak berdasarkan waktu respon rata-rata yang dimilikinya, melainkan berdasarkan waktu respon terburuk.
2.   Soft Real-Time
Adalah sistem yang jika suatu saat gagal dalam memenuhi tenggat waktu, tidak akan menyebabkan kegagalan sistem. Semua sistem komputer dapat dikategorikan dalam kelas ini karena  semua  sistem  harus  memenuhi  definisi  di  atas,  dalam  dimensi  yang  berbeda-beda. Contoh sistem dari kelas ini adalah sebuah video player yang seharusnya selalu menampilkan setiap frame sesuai dengan rate yang diinginkan. Delay selama setengah detik tidak akan menyebabkan kegagalan yang fatal, tetapi akan mengganggu kenyamanan user.
3.   Firm Real-Time
Adalah sistem yang memiliki karakteristik pewaktuan seperti sistem hard real-time tapi mampu menjalankan aplikasi waktu-nyata level user seperti aplikasi grafis atau TCP/IP yang biasanya tidak dapat dijalankan oleh sistem hard real-time.

Bahasa pemrograman waktu-nyata memiliki peranan yang penting dalam pembangunan sistem waktu-nyata. Bahasa pemrograman  waktu-nyata  yang baik sebaiknya  memiliki  beberapa karakteristik sebagai berikut:
1.   Efisien dalam penggunaan CPU
2.   Mampu menangani pemrograman I/O yang intensif
3.   Memiliki sintaks sederhana, untuk mengurangi kompleksitas program sehingga kemungkinan kesalahan dapat diperkecil
4.   Didukung oleh sistem operasi
5.   Memiliki tool pendukung seperti debugger dan profiler

Contoh pada ketinggian air.
                                 jarak 1 detik
       ↓                              →                               ↓
sensor membaca                                         alarm berbunyi.
ketinggian air.

keterangan : jika air sudah melebihi batas normal atau batas yang ditentukan maka dalam waktu satu detik alarm itu akan berbunyi.
Copyrigt sanurtanio

Kamis, 27 September 2018

Embedded Sistem Dan Tipe-Tipe Embedded


    PENGERTIAN SISTEM EMBEDDED DAN TIPE-TIPE EMBEDDED
Embedded System atau sistem tertanam merupakan sistem komputer khusus yang dirancang untuk menjalankan tugas tertentu dan biasanya sistem tersebut tertanam dalam satu kesatuan sistem. Sistem ini menjadi bagian dari keseluruhan sistem yang terdiri atas mekanik dan perangkat keras lainnya. Bidang embedded system mencakup penguasaan perangkat keras (hardware). Sistem embedded merupakan sebuah sistem ( rangkaian eletronika) digital yang merupakan bagian dari sebuah sistem yang lebih besar, yang biasanya bukan berupa sistem eletronika. Kata embedded menunjukkan bagian yang tidak dapat berdiri sendiri. Berbeda dengan sistem digital yang di desain untuk general purpose. Embedded system biasanya diimplementasikan dengan menggunakan mikrokontroler, sistem embedded dapat memberikan respon yang sifatnya real time dan banyak digunakan pada peralatan digital, seperti jam tangan.
Embedded system dikendalikan oleh mikrokontroler atau Digital Signal Processor (DSP) yang didedikasikan untuk menangani dan menyelesaikan tugas tertentu,
Tipe- tipe embedded sistem :
1.      Sistem Pemroresan signal
            Real time video, DVD Player, peralatan kesehatan,radar,sonar
2.      Sistem  control
Alat pengukur debit air pada sungai ,alat pengukur getaran pada tanah bergerak    Networking routers, switches, firewall, mass transit systems, elevators.










3.      setara dengan komputasi general Yang fungsinya beragam seperti computer
                   Contohnya mesin ATM ,Video game










                
 



4.      Komunikasi
Contoh realnya adalah smartphone dan Hate yaitu merupakan alat komunikasi yang lazimnya kita pakai sehari-hari dalam menunjang aktivitas kita.
      



Kamis, 15 Maret 2018

Model Small Dalam Bahasa Assembly


.MODEL SMALL 
.CODE 
ORG 100h 

Proses : 

1. MOV AH,09h  
2. MOV AL,'A' 
3. MOV BH,00h 
4. MOV BL,00100001h 
5. MOV CX,03h 
6. INT 10h 
7. INT 20h 

END Proses

Penjelasan : 
1. Nilai servis untuk mencetak karakter
2. AL = Karakter yang akan dicetak
3. Nomor Halaman layar
4. Warna atau atribut dari karakter (background hijau, tulisan biru)
5. Banyaknya karakter yang ingin dicetak
6. Laksanakan !!!
7. Menunjukan program selesai   

Rabu, 07 Maret 2018

microprosesor dan evolusi microprosesor serta contohnya


Pengertian Mikroprosesor
Mikroprosesor adalah singkatan dari prosesor biasa juga disebut CPU (central processing unit). Komponen ini merupakan sebuah cip. Cip (chip atau IC/Integrated circuit) adalah sekeping silikon berukuran beberapa milimeter persegi yang mengandung puluhan ribu transistor dan komponen elektronik lain. Prosesor juga merupakan salah satu komponen terpenting dalam sistem komputer. Prosesor seringkali disebut sebagai otak komputer, meski sebutan ini tidak tepat sepenuhnya. Prosesor hanya bertindak sebagai mesin pemroses tetapi tidak berfungsi sebagai pengingat. Fungsi pengingat ditangani oleh komponen lain yang dinamakan memori. dan bagaimana dengan sejarahnya, semuanya pasti ada sejarahnya mengapa mikroprosesor muncul dan ada serta digunakan dalam komputer.

Jenis dan Bagian Mikroprosesor
Bagian terpenting dari prosesor terbagi menjadi 3 yaitu:
Aritcmatics Logical Unit (ALU) adalah alat yang melakukan pelaksanaan dasar seperti pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan semacamnya), pelaksanaan logis (AND, OR, NOT), dan pelaksanaan perbandingan (misalnya, membandingkan isi sebanyak dua slot untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan "kerja" yang nyata. 
Control Unit (CU) merupakan suatu alat pengontrolan yang berada dalam komputer yang memberitahukan unit masukan mengenai jenis data, waktu pemasukan, dan tempat penyimpanan didalam primary storage. Control unit juga bertugas memberitahukan kepada arithmatic logic unit mengenai operasi yang harus dilakukan, tempat data diperoleh, dan letak hasil ditempatkan Perangkat-perangkat alat proses bersertaperlengkapan. 
Memory Unit (MU) merupakan bagian dari processor yang menyimpan alamat-alamat register data yang diolah oleh ALU dan CU.

Mikroprosesor secara umum terdiri dari: ALU (Arithmetic Logic Unit), Control and Timing Unit, dan Array Register (Register Larik). ALU berfungsi sebagai bagian yang melakukan operasi aritmatik dan logika dalam memproses data. Bagian ini yang melakukan operasi bagian dalam mikroprosesor. Sedangkan Register Larik berfungsi untuk menyimpan data sementara hasil proses oleh mikroprosesor. Fungsinya hampir sama dengan piranti memori mikroprosesor dengan perbedaan bahwa: Memori berada diluar mikroprosesor sedangkan register berada didalam mikroprosesor, Memori diidentifikasi dengan alamat sedangkan register diidentifikasi oleh nama register oleh mikroprosesor. Bagian Timing & Control berfungsi sebagai pembangkit daur-waktu untuk antarmuka dengan peripheral pada bus alamat, data dan kontrol. Selain itu mengendalikan bus-bus tambahan lainnya seperti interupsi, DMA dan lain sebagainya, tergantung arsitektur mikroprosesor itu sendiri. Arsitektur mikroprosesor pada saat ini banyak ragamnya, mulai yang paling sederhana hingga yang komplek. Dalam pembahasan ini akan dijelaskan tentang arsitektur mikroprosesor 8085.

Fungsi Mikroprosesor
Fungsi utama Mikroprosesor adalah sebagai unit yang mengendalikan seluruh kerja sistem mikroprosesor. Beberapa fungsi lain dari mikroprosesor, antara lain :
Mengambil instruksi dan data dari memori. 
Memindah data dari dan ke memori. 
Mengirim sinyal kendali dan melayani sinyal interupsi. 
Menyediakan pewaktuan untuk siklus kerja sistem mikroprosesor. 
Mengerjakan fungsi – fungsi operasi logika dan aritmetika dan masih banyak lagi

Evolusi Mikroprosesor 
Sejarah Perkembangan Microprocessor
1904 : Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945) 
1906 : ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode.Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor. 
1947 : Transistor diciptakan di labolatorium Bell. 
1965 : Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade. 
1968 : Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated Electronics.” 
1969 : Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis. 
1971 : Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin. 
1972 : Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat. 
1974 : Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya. 
1975 : Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080. 
1976 : Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan menggunakan prosesor 8-bit Motorola 6502. 
1978 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni. 
1979 : Intel memperkenalkan versi dengan harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus. 
1980 : Intel memperkenalkan 8087 math co-processor. 
1981 : IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar pertama Intel.” 
1982 : IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprosesor 8086 dan 8088. 
1982 : Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286 dengan 134.000 transistor. 
1984 : IBM mengembangkan PC generasi kedua, 80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS, kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun. 
1985 : Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus. 
1986 : Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386. 
1987 : VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86. 
1989 : 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor.Intel telah memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an. 
1990 : Compaq memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486. 
1993 : Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan. 
1994 : AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk mendukung Compaq computer dengan mikroprosesor Am486. 
1997 : Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara. 
1998 : Intel memperkenalkan prosesor Celeron di bulan April. 
1999 : VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-processor. 
2000 : Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor. 
2003 : AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86 instruction set. 
2004 : AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip. 
2005 : Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya. 
2006 : Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system prosesor berbasis AMD. 
2006 : Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di bulan juli. 
2007 : Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan januari.